Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2025

Sweet as Revenge merilis lagu post-hardcore “Kita yang Tenggelam”, anthem perlawanan tentang keadilan, derita, dan semangat melawan.

Gambar
Kalau ada yang bilang musik keras kayak post-hardcore itu cuma soal scream, breakdown, dan bikin telinga sakit, jelas mereka belum dengerin karya terbaru dari Sweet as Revenge (SAR) . Band ini balik dengan lagu gahar berjudul “ Kita yang Tenggelam ” , dan ini bukan sekadar lagu buat moshing atau headbang doang. Ini adalah anthem perlawanan yang lahir dari keresahan nyata. SAR udah lama jadi salah satu nama besar di skena post-hardcore Indonesia, dikenal dengan musik yang buas tapi punya pesan yang dalam. “Kita yang Tenggelam” buktiin lagi kalau post-hardcore gak cuma soal energi, tapi juga bisa jadi wadah buat suara kolektif.  Sekilas Tentang Sweet as Revenge Sweet as Revenge (SAR) adalah salah satu band post-hardcore Indonesia yang terus konsisten ngasih karya dengan energi penuh perlawanan. Band ini udah dikenal karena musiknya yang keras, lirik penuh makna, dan semangat yang relate banget sama keresahan anak muda. Di tahun 2025, mereka kembali ngerilis karya yang nggak main...

Suara Skena Lokal: Rekomendasi Band Pop Punk, Emo, dan Post-Hardcore Indonesia Versi Gue

Gambar
Kalau ngomongin musik yang bisa bikin semangat, ngasih ruang pelampiasan emosi, sekaligus jadi soundtrack hidup sehari-hari, nggak bisa lepas dari punk, pop punk, emo, dan post-hardcore . Empat subkultur musik ini udah lama jadi rumah buat orang-orang yang butuh jujur sama diri sendiri—entah lewat teriakan marah, lirik galau, atau energi moshing di tengah crowd. Buat sebagian orang, genre ini mungkin dianggap udah lewat masanya. Tapi kenyataannya, baik di kancah global maupun di skena lokal Indonesia, musik-musik ini masih hidup, berkembang, dan terus melahirkan band-band baru yang nggak kalah keren. Dari band veteran yang udah jadi legenda, sampai nama-nama segar yang lagi merangkak naik, semuanya punya satu kesamaan: musik yang apa adanya, penuh energi, dan selalu relate sama kehidupan anak muda. Makanya, kalau kamu lagi cari playlist yang bisa nemenin saat seneng, galau, atau lagi butuh teriak-teriak bareng, band-band dari skena punk, pop punk, emo, dan post-hardcore ini wajib ban...

Jangan Cuma Dengerin yang Itu-Itu Aja: Ini Dia Band-Band Metal Underrated yang Wajib Masuk Playlist Kamu!

Gambar
 Pecinta musik metal pasti nggak asing sama nama-nama besar seperti Metallica, Slipknot, atau Lamb of God. Tapi, pernah nggak lo ngerasa bosan dengerin band yang itu-itu aja? Di balik hingar-bingarnya skena metal dunia, ada banyak banget band-band keren yang masih belum dapet sorotan pantas. Padahal, kualitas musik mereka nggak kalah gahar—bahkan bisa bikin lo mikir, “Kok bisa band sekeren ini nggak banyak yang tahu?!” Di tulisan kali ini, gue bakal bahas beberapa band metal underrated dari berbagai subgenre—dari deathcore sampai progressive metal—yang layak banget buat lo dengerin. Siapa tahu, lo nemu band baru yang jadi favorit selanjutnya. Selain dari segi genre, band-band ini memiliki beberapa lirik-lirik unik yang sangat berbeda dari band-band metal lainnya.  Kenalan Sama Blackbriar: Permata Gelap dari Belanda yang Siap Menyihirmu Di dunia musik metal yang penuh distorsi dan riff menggila, ada satu band yang hadir dengan nuansa berbeda: lebih magis, lebih sinematik, dan j...

Bedah Lirik Esa 510: Lagu Tentang Rindu dan Penyesalan

Gambar
Halo gengs, selamat datang di blog pertama gue! 🎉 Sebenernya udah lama pengin nulis, tapi ya gitu deh… penyakit klasik: “nanti aja, nanti aja” yang akhirnya malah nggak jadi-jadi. Jadi tulisan ini semacam pemanasan dulu—anggap aja tempat buat gue curhat, sharing, dan ngobrol santai sama lo semua. Nah, untuk postingan perdana ini gue pengin bahas satu lagu yang lagi sering banget muter di playlist gue: “Esa” dari band 510 . Dan serius, lagu ini tuh bukan sekadar lagu patah hati biasa. Rasanya dalem banget, sampai bikin lu mikir, “anjir… ini gue banget.” Pengenalan Lagu “Esa” 510 Lagu “Esa” dirilis oleh band 510 Indonesia dan langsung nyantol di hati para pendengarnya. Kenapa? Karena lagu ini ngangkat tema yang universal: kehilangan, rindu, dan penyesalan. Instrumen yang adem dipadu sama lirik yang puitis bikin “Esa” kerasa kayak lagu yang bisa nemenin malam-malam sepi lo. Sederhana, tapi langsung nyentuh hati. Kenapa “Esa” Itu Beda? Menurut gue, “Esa” tuh kayak suara hati orang ...